HARIANSUKABUMI.COM – Partai NasDem menyambut baik dan membuka diri terhadap kemungkinan penyelidikan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan aliran uang korupsi dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), ke partai tersebut.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, menyatakan, “Silahkan saja,” dalam menjawab kemungkinan adanya penyelidikan tersebut.
Taslim tidak memberikan konfirmasi atau penolakan terhadap adanya aliran uang ke NasDem, melainkan meminta KPK untuk mendalaminya.
Sebelumnya, KPK telah mengumumkan Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan pemerasan dalam jabatan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian.
Dalam kasus ini, KPK juga menetapkan dua anak buah SYL, yakni Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta sebagai tersangka.
Baca juga : Tiga Rumah di Cibadak Sukabumi Hangus Terbakar, 23 Jiwa Mengungsi, Kerugian mencapai Rp.650 Juta!
KPK mengungkap bahwa uang korupsi yang diduga diterima oleh SYL digunakan untuk berbagai kepentingan politik.
Selama menjabat sebagai Menteri Pertanian, SYL diyakini mengangkat kedua anak buahnya sebagai bawahannya di Kementan. Kemudian, SYL diduga membuat kebijakan yang berujung pada pemerasan dalam jabatan, yang melibatkan penarikan sejumlah uang dari unit-unit eselon I dan II dalam berbagai bentuk, termasuk penyerahan tunai, transfer rekening bank, serta pemberian dalam bentuk barang dan jasa.
Penyelidikan lebih lanjut oleh KPK akan mencari tahu apakah ada aliran dana korupsi yang terhubung dengan Partai NasDem, sementara Partai NasDem secara tegas membuka diri terhadap proses penyelidikan tersebut.
Editor : Aura Rahman