Hariansukabumi.com – Puluhan warga Kampung Citapen dan Pasir Eurih bergotong royong melakukan kerja bakti untuk memperlebar jembatan penghubung antar kedua kampung pada Senin (12/8/2024). Jembatan ini merupakan satu-satunya akses penghubung di wilayah tersebut.
Jembatan yang berlokasi di ruas jalan Desa Mekarjaya, tepatnya di Kampung Citapen RT 001 RW 008, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dinilai terlalu sempit untuk dilalui kendaraan roda empat, terutama saat berpapasan.

Ketua Karang Taruna Desa Mekarjaya, Asep Mpep, mengatakan bahwa pelebaran jembatan ini sepenuhnya didanai oleh swadaya warga Kampung Citapen dan Pasir Eurih. Dari hasil pengumpulan dana, warga berhasil mengumpulkan sekitar Rp 20 juta untuk membiayai proyek ini.
“Sebenarnya, kondisi jembatan masih layak, tetapi lebarnya hanya 2,5 meter, sehingga cukup menyulitkan untuk dilewati kendaraan roda empat. Dengan gotong royong masyarakat, jembatan ini berhasil dilebarkan menjadi 4 meter,” ujar Asep.
Danu, salah satu tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada warga yang telah berpartisipasi dalam pembangunan ini.
“Hari ini merupakan hari ketiga pengerjaan, dan alhamdulillah jembatan sudah hampir selesai. Target kami, pengerjaan bisa tuntas dalam dua hari ke depan. Jembatan ini sangat vital, tidak hanya sebagai penghubung antar kampung, tetapi juga sebagai akses untuk mengangkut hasil pertanian dan jalur anak-anak menuju sekolah,” kata Danu.
Danu menambahkan, sebenarnya Dana Desa (DD) sudah dianggarkan untuk pembangunan jembatan ini, tetapi realisasinya baru akan dilakukan pada tahun 2025. Tahun ini, anggaran DD hanya cukup untuk pengaspalan ruas jalan Desa Citapen – Pasir Eurih, yang baru saja selesai sebulan lalu.
“Oleh karena itu, kami bersama warga lainnya berinisiatif untuk memperbaiki jembatan ini lebih awal menggunakan dana swadaya masyarakat.” Pungkasnya.