• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Rencana Pembuatan Billboard oleh Pemprov Jabar untuk Desa, dapat Kritikan dari Beberapa Kades di Sukabumi

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
Mei 6, 2021
in Berita Desa, Sukabumi
0
0
SHARES
1.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariansukabumi.com CARINGIN-Pemprov Jabar berencana akan memberikan anggaran untuk pembuatan papan reklame/ Billboard di setiap desa di Jabar. Yang nantinya billboard tersebut digunakan sebagai alat yang multifungsi,untuk menginformasikan program-program provinsi, pemerintahan desa, atau untuk promosi produk-produk desa

Ternyata hal baik tersebut mendapat kritikan, dari beberapa kepala desa yang ada di Kecamatan Caringin Sukabumi

Salah satunya dari Khaer Suhermansyah Kades Cijengkol, menurutnya bantuan yang akan diturunkan pada bulan Mei mendatang itu,belum begitu penting.Dia lebih mengharapkan bantuan dari Pemprov tersebut ,selayaknya bisa dialokasikan kepada hal yang lebih penting seperti untuk infrastruktur, agar bisa menunjang perekonomian masyarakat.

“Saya pikir bantuan untuk pembuatan Billboard tersebut belum begitu penting,karena masih banyak hal yang lebih utama untuk dikerjakan seperti saluran air atau irigasi.Selain itu parameter untuk pemberian bantuan tersebut juga harus jelas, karena kebutuhan antara desa dengan desa lainnya berbeda-beda,seperti jumlah penduduk, angka kemiskinan serta luas wilayah.
Kalau parameter seperti yang saya sebutkan itu digunakan,tentunya bantuan itu akan jadi lebih tepat sasaran,hingga tidak akan timbul pertanyaan-pertanyaan,seperti halnya yang saat ini “ungkap Khaer pada Hariansukabumi.com di kediamannya Kamis 6/5/21

“Desa yang masuk kategori desa mandiri atau desa maju,akan berbeda kebutuhannya dengan desa berkembang atau desa tertinggal,dan sedapatnya bantuan tersebut harus sesuai dengan kebutuhan,ya proposional saja ,sesuai dengan skala prioritas “tambah Kades yang sudah memimpin 2 desa di Kabupaten Sukabumi tersebut

“Saya berharap ke depannya Pak Gubernur,melalui leading sector yang ada,seperti DPMD provinsi,agar bisa langsung turun ke bawah, membangun sebuah harmonisasi dengan para kepala desa,apa yang menjadi keluhan dan aspirasi mereka,kemudian dijadikan catatan untuk digodog menjadi sebuah kebijakan di tingkat provinsi.Atau setidaknya pihak provinsi bisa mengundang beberapa perwakilan dari desa seperti DPK atau pengurus-pengurus DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (ABDESI) untuk membahas masalah tersebut”lanjutnya

Bantuan dari Pemprov untuk pembuatan Billboard yang diperuntukan bagi seluruh desa di Jawa Barat tersebut bernilai Rp,17.5 juta/ desa

Merujuk pada data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), saat ini Jabar memiliki 5.312 desa.Berarti Pemprov harus mengelontorkan anggaran sekurangnya Rp 89 Milyar, hanya untuk pembuatan Billboard saja

Di tempat yang sama keluhan itu juga disampaikan oleh Aden Soma,Kades Mekarjaya Kecamatan Caringin, Mengenai bantuan dari Pemprov untuk desa tersebut

“Banyak yang jauh lebih urgent dibanding hanya untuk sekedar pembuatan papan reklame saja,contohnya seperti untuk perbaikan kantor desa.Dapat kita lihat sendiri kantor desa Mekarjaya Kecamatan Caringin,saat ini sudah tampak sangat kumuh dan kurang terawat,dikarenakan minimnya anggaran.Untuk itu kita sangat berharap bantuan dari pemprov tersebut bisa dialihkan dan digunakan untuk hal tersebut.”jelasnya melepaskan uneg-uneg saat berdialog dengan Kades Cijengkol dan Kades Caringinkulon

“Sebagaimana yang kita tahu, anggaran untuk perbaikan kantor desa itu sumbernya tidak banyak.Sedangkan dana desa (DD) tidak diperbolehkan digunakan untuk perbaikan kantor desa.Karena itu mudah-mudahan saja dengan saran dan masukan yang kami sampaikan ini, dapat didengar dan jadi pertimbangan oleh pihak Pemprov”tutupnya

Azhar Vilyan

Previous Post

Video Emak-Emak Asal Jampang Sukabumi ,Viral di Youtube

Next Post

Ketua Fraksi Gerindra Berharap Padi Inpari IR Nutri Zinc Jadi Salah Satu Alternatif Atasi Stunting di Kab. Sukabumi

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post
Ketua Fraksi Gerindra Berharap Padi Inpari IR Nutri Zinc Jadi Salah Satu Alternatif Atasi Stunting di Kab. Sukabumi

Ketua Fraksi Gerindra Berharap Padi Inpari IR Nutri Zinc Jadi Salah Satu Alternatif Atasi Stunting di Kab. Sukabumi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.