Hariansukabumi.com— Gelombang kedatangan massa asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai memadati area sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, sejak pekan ini. Kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk mendirikan posko konsolidasi serta dapur umum guna mengawal rencana Aksi Nasional pada 27 Agustus 2026 mendatang.
Perwakilan massa asal Pati menyampaikan bahwa aksi mendatang membawa agenda utama yakni mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset Koruptor serta memberlakukan hukuman mati bagi para koruptor. Massa berencana tetap bertahan di Jakarta hingga hari pelaksanaan aksi guna menyalurkan aspirasi secara langsung kepada pimpinan DPR RI.
Menanggapi potensi eskalasi massa di Ibu Kota, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin oleh undang-undang dan sistem demokrasi. Meski demikian, pihaknya mewanti-wanti agar seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas umum.
“Demo itu dijamin oleh demokrasi dan kami mempersilakan. Tetapi yang tidak boleh dilakukan adalah melakukan perusakan, tindakan anarkis, dan hal-hal yang tidak baik. Pemprov DKI mengedepankan pendekatan humanis dengan berkoordinasi bersama kepolisian dan Satpol PP agar Jakarta tetap aman dan nyaman,” ujar Pramono Sabtu 22 Agustus 2026
Di sisi lain, imbauan senada juga disuarakan oleh Ketua Umum Dewan Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Eki Pitung. Ia meminta masyarakat luar daerah yang hendak menyampaikan aspirasi di Jakarta untuk tetap saling menghormati tuan rumah dan mengedepankan tata cara yang santun.
“Kami warga Betawi sangat terbuka dan akomodatif kepada siapa saja yang datang ke Jakarta. Namun, kami mengimbau agar masyarakat yang ingin berdemokrasi dapat menahan diri, tidak terprovokasi, serta tidak mengganggu kondusivitas kota. Penyampaian aspirasi sebaiknya dilakukan melalui perwakilan agar dapat diterima dengan baik tanpa memicu gesekan,” ungkap Eki Pitung.
Pihak kepolisian bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam pergerakan aksi 27 Agustus untuk terus menjaga keamanan, kedamaian, dan keselamatan bersama.
Video selengkapnya dapat disaksikan di YouTube Official iNews.
