Hariansukabumi.com- Gempa bumi yang terjadi di Barat Daya Banten pada Senin 28 Februari dengan Magnitudo 4.8 di kedalaman 28 Km terasa sampai ke Sukabumi. Akibat dari gempa tersebut telah mengakibatkan ambruknya atap SDN Cibenda 1 Desa Cibenda Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi
Laporan sementara dari petugas
P2BK Cemas menyebutkan dampak dari gempa tersebut membuat beberapa ruangan kelas mengalami kerusakan.
Ruangan yg rusak berat terdiri dari :
Ruangan yg dipakai kelas 1
Ruangan yg dipakai kelas 2 dan
Ruangan yg dipakai gudang sekolah
dengan ukuran keseluruhan 7×14 M
dan mengancam juga ke bangunan ruangan yang lainnya
Atim, penjaga sekolah SDN 1 mengatakan kejadian gempa tersebut terjadi malam hari pada pukul 22:30 Wib.
Atim menyebutkan saat gempa terjadi dia sedang berada di rumahnya yang lokasinya berdekatan dengan bangunan sekolah
“Saat itu saya sedang berada dalam rumah, ketika merasakan getaran gempa yang cukup keras disertai suara bangunan yang ambruk, saya langsung ke luar rumah. Saat sampai di luar saya lihat bangunan atap sekolah yang tak jauh dari rumah ternyata telah ambruk,” tutur Atim

Beruntung, gempa tersebut tidak memakan korban luka maupun nyawa.
Adapun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp200 juta

Saat ini P2BK Kecamatan Ciemas telah berkoordinasi dengan FORKOPIMCAM, perangkat Desa Cibenda dan kepala sekolah SDN cibenda 1 guna melakukan pendataan serta memberikan himbauan ke murid-murid dan guru untuk tetap waspada ditakutkan adanya gempa susulan

Selain itu P2BK bersama-sama guru sekolah, Forkopincam dan perangkat Desa Cibenda telah memindahkan buku-buku dan arsip sekolah serta peralatan kantor lainnya ke tempat yang aman. Dan untuk sementara ini atap material bangunan yang roboh masih dibiarkan berserakan. Karena dikhawatirkan masih ada gempa susulan
Reporter : Anwar
Editor. : Azhar. V

