Hariansukabumi.com- H. Mohammad Jusuf Hamka atau juga dikenal dengan nama Babah Alun adalah salasatu pengusaha besar tanah air yang beragama Islam
Jusuf lahir pada 5 Desember 1957 dari keluarga yang terpelajar
Jusuf memeluk Islam saat bertemu Buya Hamka di usia 23 tahun, pada tahun 1981. Waktu itu ia melihat di Majalah Tempo, ada orang masuk Islam (disyahadatkan) di Masjid Al-Azhar. Alun langsung ke sana, bertemu Ustaz Zaimi, Sekretaris Masjid Agung Al-Azhar dan menyatakan niatnya masuk Islam. Alun kemudian dibawa ke rumah Buya Hamka di Jalan Raden Fatah. Di bawah bimbingan Buya, Alun pun mengucapkan dua kalimat syahadat dan namanya diganti oleh Buya Hamka menjadi Jusuf Hamka.
Pada saat itu Jusuf tidak tahu sama sekali siapa itu Buya Hamka, yang dia ingat ia hanya pernah melihat Buya Hamka ribut dengan Menteri Agama dan Presiden Soeharto saat perkara fatwa haram MUI

Di salasatu wawancara, Jusuf Hamka pernah berujar bahwa ia sangat berhati-hati sekali untuk melangkah setelah mengetahui bahwa nama yang ia sandang dibelakang namanya tersebut adalah nama seorang ulama besar Indonesia
Buya Hamka mengatakan pada saya sesaat saya mengucapkan syahadat di Masjid Al-Azhar
“Kata Buya, Jusuf hari ini kau kuangkat sebagai anakku dan kuizinkan untuk mempergunakan nama Hamka” saya jadi kaget kata Jusuf
“Dan kau harus berjanji sebarkan terus syiar Islam pada teman-temanmu semua, jelaskan kepada mereka bahwa agama Islam ini adalah agama leluhur mereka, jangan nanti menyesal,” kata Jusuf mengulang apa yang pernah disampaikan ayah angkatnya tersebut
“Insyaallah Buya saya bilang,” jawab Jusuf mengenang kembali kejadian puluhan tahun yang lalu
Menurut Jusuf Hamka, semenjak dia menyandang nama besar Buya Hamka dibelakang namanya membuat dia melangkah di kehidupan menjadi sangat hati-hati sekali
“Nama Hamka yang melekat pada nama saya, adalah suatu kehormatan sekaligus hal yang tidak bisa membuat saya “nakal”. Sehingga membuat saya berjalan sangat hati-hati sekali,” terang Jusuf Hamka pada suatu acara
Harvi

