• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home Sukabumi

Harga Garam Meroket , Pengusaha Ikan Asin di Palangpang Menjerit

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
November 1, 2022
in Sukabumi
0
Harga Garam Meroket , Pengusaha Ikan Asin di Palangpang Menjerit
0
SHARES
88
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariansukabumi.com- Pelaku usaha Ikan Asin di kawasan Pantai Palangpang Desa Ciwaru Kecamatn Ciemas, keluhkan tingginya beaya produksi akibat naiknya harga garam yang mencapai 200 persen

Kenaikan harga garam krosok atau garam kasar untuk keperluan industri Ikan Asin yang tak wajar membuat para pelaku usaha Ikan Asin menjerit.
Disebutkan harga garam itu terus meroket sejak beberapa waktu belakangan ini. Garam Krosok yang semula harganya Rp1000/kg kini menjadi Rp3000/kg.

Keluhan tersebut disampaikan oleh Warna (30) salasatu perwakilan pelaku usaha ikan asin yang berproduksi di Pantai Palangpang Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas, Kabupapatrn Sukabumi pada hariansukabumi.com selasa 1 November 2022

Dirinya bersama rekan-rekan pelaku usaha ikan asin lainnya mengaku kesulitan menentukan harga jual jika bahan baku garam itu naik.

“Garam naik mencapai 200 persen, kita bingung mau menaikkan harga jual ikan asin, pembeli pasti tentu mengurangi pembelian jika harga naik,” ungkap Warna

Jika harga garam tersebut tetap berada di angka yang sekarang, Warna mengkhawatirkan akan banyak pengusaha ikan asin yang akan mengalami kerugian bahkan gulung tikar

“Kalau harga garam terus bertahan di harga yang sekarang saya Khawatir akan banyak pengusaha ikan asin yang mengalami kerugian bahkan bisa gulung tikar,” ungkap Warna

Warna mewakili pelaku usaha ikan asin meminta kepada pemerintah agar harga garam bisa ditekan kepada angka normal

“Saya berharap kepada pemerintah khususnya dinas terkait, agar bisa mencarikan solusi terbaik atas permasalahan ini. Agar pengusaha ikan asin yang ada di Sukabumi ini masih bisa menjalankan usahanya seperti biasa,” harap Warna

Anwar

Previous Post

Desa Wisata Hanjeli Raih Peringkat 3 ADWI 2022, Ini Tanggapan Kadis Pariwisata Kabupaten Sukabumi

Next Post

FORUM INTERNASIONAL PENGEMBANGAN PESISIR, KADIS NUNUNG” PENGELOLAAN TERPADU BERBASIS KONSERVASI”

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post
FORUM INTERNASIONAL PENGEMBANGAN PESISIR, KADIS NUNUNG” PENGELOLAAN TERPADU BERBASIS KONSERVASI”

FORUM INTERNASIONAL PENGEMBANGAN PESISIR, KADIS NUNUNG" PENGELOLAAN TERPADU BERBASIS KONSERVASI"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.