• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home News

Mengapa Siaran TV Analog Dimatikan dan Beralih ke TV Digital? Simak Selengkapnya di Sini

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
November 6, 2022
in News
0
Mengapa Siaran TV Analog Dimatikan dan Beralih ke TV Digital? Simak Selengkapnya di Sini
0
SHARES
227
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariansukabumi.com – Seperti yang kita tahu bahwa Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) resmi mematikan siaran TV analog mulai tanggal 2 November 2022.

Pergantian sinyal siaran TV analog ke digital akan dimulai secara bertahap, dimulai dari area Jabodetabek dahulu, kemudian ke seluruh Indonesia.

Apa yang membuat hal ini diterapkan? Simak ulasan berikut ini.

1. Mengikuti aturan Undang-Undang

Pergantian sinyal TV ini sesuai dengan Undang-Undang no. 11/2020 tentang Cipta Kerja, yaitu Pemerintah wajib mulai mengalihkan siaran televisi di wilayah NKRI dari sistem analog ke sistem digital pada 2 November 2022. Program ini disebut sebagai Analog Switch Off (ASO).

2. Kualitas gambar siaran yang lebih baik

Dengan peralihan dari TV analog ke TV digital, Pemerintah menjanjikan kualitas gambar siaran televisi yang lebih baik bagi masyarakat.

TV digital membuat masyarakat bisa mendapatkan kualitas gambar yang lebih jernih dan canggih dibandingkan TV analog.

Ini karena siaran lewat transmisi analog rentan terhadap gangguan yang biasanya menyebabkan gambar siaran menjadi ada “semut nya”.

3. Efisiensi penggunaan frekuensi

Penggunaan TV digital bisa membuat frekuensi lebih efisien. Pada TV analog, satu frekuensi digunakan untuk satu saluran TV, namun pada TV digital bisa untuk 6 hingga 12 saluran.

Selain itu, frekuensi yang dibebaskan dari pancaran siaran TV analog nantinya juga bisa dialihfungsikan untuk transmisi data.

Dengan kanal frekuensi yang lebih lega, diharapkan operator seluler bisa menyediakan layanan internet yang lebih cepat dan stabil.

3. Masyarakat bisa menikmati lebih banyak konten siaran

Jika menggunakan TV analog, penangkapan konten siaran dan saluran televisi di berbagai daerah bisa jadi tidak merata.

Ada daerah yang bisa menangkap siaran televisi dengan lengkap mulai dari 20 saluran, ada juga yang hanya mendapat 5-6 saluran. Ada saluran yang gambarnya jelas, ada juga yang buram.

Dengan TV digital, masyarakat bisa menikmati lebih banyak konten baik saluran dan konten siaran televisi. TV digital juga dapat digunakan Pemerintah untuk menyiarkan peringatan dini saat terjadi bencana.

Apakah perlu beli TV baru?

Tenang saja, bagi kamu yang masih memiliki TV analog seperti TV tabung atau TV layar datar namun masih menggunakan teknologi analog, tidak perlu membeli TV baru.

Kamu hanya perlu menambahkan Set Top Box (STB) atau decoder. STB adalah alat pengubah gelombang siaran TV Digital sehingga bisa terbaca oleh TV Analog.

Harganya cukup terjangkau, kok, yakni sekitar Rp150-300 ribu. STB bisa dibeli di toko online atau toko elektronik di daerah kamu.

Pemerintah juga telah menyediakan STB gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. Per 31 Oktober 2022, STB secara nasional telah didistribusikan sejumlah 1.055.360 unit.***

Tags: KominfoPemerintahTV AnalogTV Digital
Previous Post

Minimal Punya Istri 3, Ini 5 Fakta Sekte Poligami dari Amerika

Next Post

Respon Sigap, Polantas Polres Singkawang Bantu Pengendara Sepeda Motor yang Mogok saat Banjir

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post
Respon Sigap, Polantas Polres Singkawang Bantu Pengendara Sepeda Motor yang Mogok saat Banjir

Respon Sigap, Polantas Polres Singkawang Bantu Pengendara Sepeda Motor yang Mogok saat Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.