Hariansukabumi.com- Mantan Perdana Menteri Italia dan mantan presiden Klub Bola AC Milan, Silvio Berlusconi meninggal dunia di usia 86 tahun pada Senin (12/6/2003.)
theguardian.com menuliskan Berlusconi meninggal di Rumah Sakit San Raffaele di Milan, tempat dia menghabiskan enam minggu pada musim semi ini menjalani perawatan untuk infeksi paru-paru yang terkait dengan leukemia mielomonositik kronis
Dikatakan, sebelum mengidap kanker, Berlusconi telah menderita sakit selama bertahun-tahun mulai dari operasi jantung pada 2016 hingga rawat inap pada 2020 karena virus corona. Meski sempat terpilih kembali ke Senat tahun lalu, hingga dia jarang terlihat di depan umum
Selama karirnya di Sepakbola Berlusconi sangat diakui atas kontribusinya dalam membangun infrastruktur olahraga Italia, terutama dalam persiapan untuk Piala Dunia FIFA 1990 yang diadakan di negara itu. Dia berinvestasi dalam renovasi stadion San Siro di Milan dan membangun stadion baru, Stadion Giuseppe Meazza, yang merupakan salah satu stadion sepak bola terkenal di dunia.
Berlusconi tercatat memimpin AC Milan selama lebih dari dua dekade sebagai Presiden klub. Di bawah kepemimpinannya, AC Milan meraih kesuksesan besar. Klub tersebut memenangkan berbagai gelar bergengsi seperti Liga Champions UEFA dan gelar Serie A Italia
Sebagai pengusaha sukses, Berlusconi membangun kerajaan bisnisnya melalui perusahaannya Mediaset, yang mencakup stasiun televisi dan media massa lainnya. Kontribusinya dalam bidang ekonomi membuatnya menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di Italia
Berlusconi juga terkenal atas kehidupannya yang kontroversial dan banyak menghadapi berbagai masalah hukum selama karirnya. Berlusconi dijatuhi vonis penipuan pajak pada akhir tahun 2012, di mana ia menjalani hukumannya selama setahun dengan melakukan layanan masyarakat paruh waktu di sebuah rumah tinggal di Milan. Kemudian ia juga mendapat Larangan untuk mencalonkan diri dalam pemilihan umum, meski larangan itu dicabut bertepatan dengan pemilihan umum pada tahun 2018.
“Siamo profondamente addolorati per la sua scomparsa”
-Harvi-