HARIANSUKABUMI.COM – Calon presiden potensial, Ganjar Pranowo, telah mengungkapkan pandangannya tentang pemberantasan korupsi di Indonesia. Dalam pertemuan dengan awak media di Senayan JCC, Jakarta, ia mengakui bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bekerja dengan baik. Namun, ia menekankan perlunya penguatan lebih lanjut untuk lembaga penegakan hukum tersebut.
“Ya KPK-nya perlu diperkuat, Kejaksaannya perlu diperkuat dan beberapa performanya saat ini sangat baik,” ujar Ganjar.
Ganjar juga membahas pola yang umumnya terlihat dalam kasus korupsi. Menurutnya, setiap kali sebuah kasus korupsi terungkap, ada dua tokoh yang muncul dalam berita.
Pertama, ada pahlawan yang berjuang untuk menegakkan hukum, dan kedua, ada pelaku korupsi yang mayoritasnya berasal dari kalangan pejabat publik.
“Muncul sosok pahlawan dari penegakan hukum, dan kemudian sosok penjahat yang mayoritasnya pejabat publik. Ini adalah pola yang selalu muncul. Oleh karena itu, kita semua harus memiliki agenda yang sama dalam memerangi korupsi,” jelasnya. Kompas.com
Ganjar Pranowo juga menyoroti pentingnya meningkatkan integritas partai politik dan pejabat publik dalam upaya pemberantasan korupsi.
Menurutnya, semua pejabat harus memiliki komitmen yang kuat untuk memerangi korupsi di Indonesia. Tanpa penegakan hukum yang kuat dan komitmen terhadap nilai-nilai antikorupsi, upaya pemberantasan korupsi akan sia-sia.
“Kami perlu memastikan bahwa penegakan hukum dan integritas dalam pemberantasan korupsi berjalan baik. Ini adalah tugas bersama kita,” tambahnya.
Pernyataan Ganjar Pranowo ini menyoroti isu penting dalam perpolitikan Indonesia, di mana pemberantasan korupsi tetap menjadi agenda utama untuk mencapai tata pemerintahan yang lebih bersih dan transparan.
Editor : Aura Rahman