HARIANSUKABUMI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima surat pengunduran diri Syahrul Yasin Limpo atau SYL dari jabatannya sebagai Menteri Pertanian.
Surat tersebut diajukan oleh SYL sebagai konsekuensi dari proses hukum yang tengah berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pertemuan antara Jokowi dan SYL saat ini hanya menunggu waktu yang tepat untuk dilaksanakan.
Surat pengunduran diri SYL sebagai Menteri Pertanian telah diterima dan ditandatangani oleh Presiden Jokowi. Terkait hal ini, Jokowi telah menunjuk Kepala Badan Pangan, Arief Prasetyo, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian.
Baca juga : Usulan Relawan Samawi: Gibran sebagai Bacawapres Prabowo di Pilpres 2024
SYL terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang sedang diselidiki oleh KPK. Rumah dinas dan rumah pribadinya telah digeledah oleh penyidik KPK, yang juga mengamankan sejumlah aset, termasuk uang dalam jumlah besar dan mobil mewah.
Meskipun demikian, status hukum SYL dalam kasus ini belum dijelaskan oleh KPK.
Selain itu, KPK telah mengajukan pencegahan terhadap SYL dan delapan orang lainnya untuk bepergian ke luar negeri.
Pihak KPK mengirimkan permohonan pencegahan ini ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Dalam daftar pencegahan tersebut, termasuk istri dan anak-anak SYL.
Partai NasDem menduga bahwa dalam pertemuan antara SYL dan Jokowi, SYL mungkin ingin menyampaikan penghargaan yang diterimanya dari luar negeri.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) atas nama Presiden. SYL menerima penghargaan ini sebelum kontroversi korupsi di Kementerian Pertanian mencuat.
Baca juga : Jokowi Tunjuk Arif Prasetyo Adi sebagai Plt Mentan Menggantikan SYL yang Mundur!
Dalam konteks ini, pertemuan antara Jokowi dan SYL dianggap sebagai wadah untuk melaporkan penghargaan tersebut kepada Presiden. Ali, Wakil Ketua Partai NasDem, menjelaskan bahwa SYL pergi ke luar negeri untuk menerima penghargaan ini atas nama Jokowi.
Setelah menyelesaikan tugasnya di luar negeri, SYL baru mengalami masalah kesehatan dan menjalani perawatan.
Editor : Aura Rahman