HARIANSUKABUMI.COM – Miliarder terkenal, Elon Musk, mengungkapkan keprihatinannya tentang perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan potensinya dalam menghilangkan kebutuhan akan pekerjaan manusia. Musk menggambarkan AI sebagai “kekuatan paling menganggu dalam sejarah” yang suatu hari nanti dapat menggantikan pekerjaan manusia.
Dalam sebuah acara di Lancaster House, Elon Musk mencatat bahwa AI akan menjadi sesuatu yang “lebih pintar dari manusia terpintar” dalam waktu tertentu. Ia meramalkan bahwa akan ada saat di mana pekerjaan manusia tidak lagi diperlukan, meskipun orang masih dapat bekerja untuk kepuasan pribadi mereka.
Baca juga Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, Menghadiri Wisuda Sarjana STAI Palabuhanratu
Musk mengakui kompleksitas perubahan ini dan menyatakan bahwa kita mungkin akan menghadapi tantangan dalam menemukan makna hidup ketika pekerjaan konvensional semakin tergantikan oleh AI. Meskipun ia merasa tidak yakin apakah hal ini akan membuat orang merasa nyaman atau tidak, ia membandingkan AI dengan “jin ajaib” yang dapat memenuhi permintaan tanpa batasan.
Elon Musk telah lama memperingatkan mengenai bahaya yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan dan telah menyebutnya sebagai ancaman yang lebih besar daripada senjata nuklir. Namun, ada perbedaan pendapat di kalangan pemimpin perusahaan teknologi tentang sejauh mana pengembangan AI harus dibatasi, dengan beberapa, seperti Alex Karp dari Palantir, memiliki pandangan yang berbeda.
Editor : Aura Rahman