• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home Sukabumi

Perbaikan Rumah Serta Lahan Pertanian menjadi Harapan Besar, Paska Bencana Banjir dan Longsor di Desa Ciemas Sukabumi

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
Desember 24, 2024
in Sukabumi
0
Perbaikan Rumah Serta Lahan Pertanian menjadi Harapan Besar, Paska Bencana Banjir dan Longsor di Desa Ciemas Sukabumi
0
SHARES
99
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariansukabumi.com – Paska Pemulihan bencana banjir,longsor dan pergerakan tanah yang terjadi di Desa Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Menjadi harapan besar buat warga yang terdampak bencana alam seperti perbaikan rumah tinggal dan perbaikan lahan pertanian, untuk bisa segera, ada perhatian khusus dari pemerintah daerah dan pusat. Pada Selasa (24/12/2024)

Satgas Desa Ciemas Ace Ruswanda berharap pemerintah untuk bisa cepat bergerak, apa yang menjadi harapan para korban bencana yang ada di wilayah Desa Ciemas.

Paska bencana alam yang terjadi di Desa Ciemas Hari ini sudah lewat hampir 20 hari .Kalau untuk bantuan sembako, obat – obatan, dan yang lainya saya rasa sudah cukup.Karena sampai saat ini bantuan yang masuk ke posko bencana hampir 116 jenis bantuan dari berbagai relawan.

“Hari ini setelah paska pemulihan bencana yang kita butuhkan diantaranya perbaikan rumah warga serta lahan pertanian yang tergerus air yang mencapai puluhan hektar sawah, yang pada saat ini, sudah tidak bisa lagi di garap atau ditanam serta pinjaman modal usaha untuk pelaku usaha yang terdampak di sekitaran pasar tradisional ciemas.

“Total kerugian bencana banjir,longsor dan pergerakan tanah ini, diperkirakan miliyaran rupiah mencakup dari kerusakan rumah warga, tempat usaha warga/ pasar yang habis terkena bencana alam dan lahan pertanian yang hari ini sudah tidak bisa tanam karena tergerus air.

“Hari ini upaya dari pemerintah baru pendataan dikarenakan Desa Ciemas ini sangat luas, kurang lebih 3125 hektar yang mana hampir semua wilayah terkena dampak dari bencana banjir, longsor dan pergerakan tanah tersebut.

“Harapan saya buat pemerintah daerah dan pusat paska pemulihan dengan melihat situasi hari ini untuk disegerakan bantuan untuk perbaikan tempat tinggal bagi warga yang terdampak bencana alam ini supaya mereka bisa tinggal kembali dan bisa beraktivitas dengan normal.

Ace Ruswanda juga mengucapkan banyak terima kasih kepada, Muspika Kecamatan Ciemas, Para donatur dan relawan yang terus menerus membantu dalam penanggulangan korban bencana alam ini.

“Dan untuk para relawan yang sudah memberikan bantuan logistik seperti Sembako, obat – obatan, pakaian , perlengkapan bayi serta yang lainya kami ucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya. Karena bantuan ini tentunya sangat bermanfaat sekali buat warga yang terkena dampak bencana alam .

Camat Ciemas Usep Suplita SE.M SI mengatakan untuk hari ini Kecamatan Ciemas masuk di transisi pemulihan bencana alam, yang mana kita punya kewajiban untuk masyarakat yang terdampak bencana kembali pulih baik secara sosial maupun ekonomi.

“Hari ini kita sedang melakukan pendataan rumah – rumah warga yang terdampak untuk kondisi rusak parah dan terancam pergerakan tanah.Kita juga hari ini sedang menunggu tim verifikasi dari tingkat Kabupaten Sukabumi untuk melihat relokasinya yang harus kemana, lahan pribadi, lahan desa, lahan pemda atau tanah negara.

“Untuk dampak lahan pertanian yang hari ini belum bisa ditanami kita sudah berkordinasi dengan dinas terkait termasuk dengan BBWS dengan memberikan bantuan berbentuk kawat boronjong dan karung.Mudah – mudahan di tahun 2025 sudah mulai dikerjakan baik pelebaran serta pengerukan sungai tersebut.

Usep Suplita juga berharap kepada semua korban bencana alam ini untuk bisa bersabar,tawakal.Karena kami dari pemerintah akan berupaya agar kehidupan masyarakat bisa kembali normal.

“Dikarenakan terjadinya bencana banjir, longsor dan pergerakan tanah, kami juga mengingatkan kepada masyarakat untuk lahan – lahan yang gundul untuk bisa ditanami kembali dengan program penghijauan selanjutnya supaya sungai tidak menyempit dan dangkal untuk tidak membangun sembarangan di sekitaran aliran sungai serta tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

 

 

Anwar

Previous Post

Bencana Sukabumi: H. Batman, Anggota DPRD Sukabumi Soroti Peran Pertambangan sebagai Pemicu

Next Post

Catatan Akhir Tahun 2024: SMSI Memperluas Jaringan Internasional

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post
Catatan Akhir Tahun 2024: SMSI Memperluas Jaringan Internasional

Catatan Akhir Tahun 2024: SMSI Memperluas Jaringan Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.