Hariansukabumi.com – Kurang lebih 10 Hektar sawah di Kampung Cimarinjung, Rt 001 Rw 009 ,Kedusunan Gunung batu, Desa Ciwaru ,Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi , terendam banjir, akibat pendangkalan saluran irigasi Ciporeang – Cimarinjung yang mengakibatkan kerugian besar bagi para petani.
Hari ini dari Pemerintah Desa Ciwaru yang didampingi langsung oleh Kecamatan Ciemas yang diwakili oleh Sekmat Ciemas beserta jajaran, BPP ,PSDA dan kelompok tani Sinar Pantai untuk meninjau langsung lokasi sawah yang terendam banjir seluas kurang lebih 10 Hektar.. Pada Jumat (11/04/2025)

Di lokasi sawah yang banjir Sekretaris Kecamatan Ciemas Zamzam Nursidik menjelaskan kepada Hariansukabumi.com akan diupuyakan untuk segera ada kegiatan normalisasi pengerukan saluran irigasi dan pembuatan saluran irigasi tersier baru.
” Hari ini kita bersama – sama telah meninjau lokasi sawah yang luasnya kurang lebih 10 hektar. Yang pada saat ini masih terendam banjir. Menurut informasi dari para petani lokasi sawah ini selalu banjir di setiap ada hujan dikarenakan dangkalnya saluran irigasi Ciporeang – Cimarinjung sehingga air tidak bisa terbuang. Karena antara sawah dan saluran irigasi lebih tinggi, saluran irigasi.
“Setelah bermusyawarah awal dengan Pemdes Ciwaru, BPP ,PSDA dan Poktan Sinar Pantai beserta para tokoh setempat, secepatnya kita akan upayakan untuk membuat irigasi tersier baru dan pengeruakn saluran irigasi.
Zamzam juga berharap kepada pemerintah daerah, provinsi dan pusat untuk lokasi sawah yang teredam banjir ini, untuk bisa diperhatikan. Karena lokasi sawah yang terendam banjir merupakan sawah produktif yang ada di Desa Ciwaru.Jadi saya berharap untuk bisa lebih diutamakan dan diperhatikan secara serius.
Di lokasi yang sama Kepala Desa Ciwaru Sirojudin dirinya mengatakan ‘ Setelah meninjau lokasi sawah yang terendam banjir untuk langkah dan solusinya tetap normalisasi saluran irigasi dan pembuatan saluran irigasi tersier baru.
“Setelah meninjau lokasi sawah yang terendam banjir, untuk langkah selanjutnya kita akan membuat seplen dan perencanaan.Setelah ada perencanaanya kita juga akan mengsosialisasikan kepada warga masyarakat untuk progres pembangunan jangka panjangnya.
“Karena prospek di pemerintah itu tidak bisa mengakomodir kebutuhan perorangan tentunya harus secara menyeluruh.Untuk Kajian teknis penanganan sawah ini, tentunya kita juga tidak bisa bekerja sendiri.Oleh karena itu hari ini kita berkordinasi dengan semua pihak untuk teknis pelaksanaanya bisa lebih evektif.
Sirojudin juga berharap kepada pemerintah daerah dan pusat.Dikarenakan lokasi sawah yang terendam banjir ini, ada di kawasan Homestay Wisata Geopark Ciketuh, untuk bisa cepat merespon. Karena bila mana tidak cepat ada penanganan bukan hanya di sektor pertanian saja yang akan terdampak, akan tetapi di sektor pariwisatapun akan terdampak.
Anwar.

