• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home Sukabumi

Pro-Kontra Usulan Vasektomi Sebagai Syarat Bansos, Ketum LPI Angkat Suara: Ini Bukan Solusi, Bisa Jadi Bom Waktu

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
Mei 12, 2025
in Sukabumi
0
Pro-Kontra Usulan Vasektomi Sebagai Syarat Bansos, Ketum LPI Angkat Suara: Ini Bukan Solusi, Bisa Jadi Bom Waktu
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariansukabumi.com- Usulan kontroversial dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Kang Dedi Mulyadi/KDM), yang mengaitkan program vasektomi sebagai salah satu syarat penerimaan bantuan sosial (bansos), menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Sebagian pihak menilai langkah ini sebagai upaya pengendalian penduduk demi efisiensi anggaran, namun tak sedikit pula yang mengecamnya sebagai bentuk pembatasan hak masyarakat miskin untuk memiliki keturunan.

Salah satu kritik keras datang dari Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI), Rohmat Hidayat. Ia menyatakan bahwa usulan vasektomi sebagai syarat penerima bansos bukanlah solusi, melainkan justru bisa menjadi “bom waktu” yang berbahaya di masa depan.

“Usulan tersebut tidak logis dan sangat tidak lazim. Jika vasektomi dijadikan syarat bansos, itu sama saja dengan melarang orang miskin memiliki keturunan,” tegas Rohmat pada hariansukabumi.com Senin. 12/5/2025

Ia menambahkan, kebijakan seperti ini berpotensi menjadi bumerang dan merusak tatanan sosial. “Lihat saja Jepang, negara maju yang kini kesulitan meningkatkan angka kelahiran karena kebijakan pengendalian populasi di masa lalu. Kita harus belajar dari sana, bukan mengulang kesalahan yang sama,” ujarnya.

Rohmat juga menyinggung bahwa hingga kini pemerintah belum benar-benar berhasil mengatasi persoalan kemiskinan. “Sudah hampir 80 tahun Indonesia merdeka, tapi kemiskinan tidak berkurang, malah semakin bertambah. Kepala negara sudah berganti-ganti, tapi masalahnya tetap sama. Maka yang seharusnya dikritisi adalah kegagalan pemerintah, bukan masyarakat miskin yang ingin memiliki anak.”

LPI menilai bahwa masih banyak pendekatan lain yang lebih manusiawi dan solutif dalam mengatasi kemiskinan. “Jangan sampai ide vasektomi ini justru menjadi bentuk pengebirian hak masyarakat miskin,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Rohmat juga menyinggung tentang ketidakseimbangan dalam penggunaan anggaran. Ia menilai program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) belum menyentuh masyarakat miskin secara merata dan justru rawan disalahgunakan.

“Program MBG yang digembar-gemborkan pemerintah ternyata banyak dinikmati oleh anak-anak dari kalangan menengah ke atas, sementara masyarakat miskin tetap bergelut dengan kesulitan sehari-hari,” ujarnya.

Atas dasar itu, LPI mendesak Gubernur Jawa Barat untuk tidak memaksakan usulan kontroversial ini. “Jika benar ingin menciptakan solusi, maka harus melihat kebutuhan dan aspirasi masyarakat secara menyeluruh. Jangan sampai kebijakan ini malah menjadi bom waktu yang menyulitkan rakyat di masa depan,” pungkas Rohmat.

 

AV

Previous Post

Pelantikan IBI dan Launching Srikandi: Bupati – Bidan Garda Terdepan Keselamatan dan Kesehatan Generasi Bangsa

Next Post

STAI Al-Andina Bersama Yayasan Garuda Sakti Indonesia Buka Cabang di Palabuhanratu

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post
STAI Al-Andina Bersama Yayasan Garuda Sakti Indonesia Buka Cabang di Palabuhanratu

STAI Al-Andina Bersama Yayasan Garuda Sakti Indonesia Buka Cabang di Palabuhanratu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.