Hariansukabumi.com- Kondisi jalan rusak di Desa Mekarjaya menjadi perhatian serius. Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Taopik Guntur, menggelar Reses ke-3 Tahun Sidang 2025 di Kampung Pamoyanan, Desa Mekarjaya, pada Rabu (17/9/2025), dengan fokus utama pada perbaikan infrastruktur jalan.
Reses yang berlangsung di dekat area operasional PT Wilton Wahana Indonesia, perusahaan pertambangan yang beroperasi di Ciemas, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Mekarjaya Wida, Babinsa, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan dari UPTD PU wilayah Ciemas. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya isu ini bagi masyarakat setempat.
Dalam wawancaranya, Taopik Guntur menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tugasnya.
Kami akan terus berupaya agar pembangunan jalan kabupaten dapat segera diselesaikan,” ujarnya dengan nada optimis.
Namun, sorotan utama dalam reses ini tertuju pada PT Wilton Wahana Indonesia. Taopik Guntur berencana mengambil langkah strategis dengan mengajak Pemerintah Desa Mekarjaya untuk berdiskusi dengan pihak perusahaan. Tujuannya adalah meminta perusahaan tersebut berkontribusi secara aktif dalam perbaikan jalan di sekitar wilayah operasional mereka.
“Kami berharap perusahaan dapat memahami pentingnya infrastruktur jalan bagi masyarakat dan bersedia memberikan dukungan yang signifikan,” kata Taopik.
Kepala Desa Mekarjaya, Wida, juga menyampaikan harapannya agar perusahaan dapat segera merespons positif permintaan tersebut. “Kami percaya bahwa dengan kerjasama yang baik, masalah jalan rusak ini dapat segera teratasi,” ujarnya.
Masyarakat Mekarjaya berharap agar upaya yang dilakukan oleh Dewan Taopik Guntur dapat membuahkan hasil yang nyata. Perbaikan jalan bukan hanya akan meningkatkan kualitas hidup mereka, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Anwar*

