HARIANSUKABUMI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan tanggapan tegas terkait dorongan untuk menjadi Ketua Umum PDIP menggantikan Megawati Soekarnoputri setelah masa jabatannya sebagai Presiden berakhir pada tahun 2024 mendatang.
Dalam pernyataannya, Jokowi mengungkapkan keinginannya untuk pensiun dan kembali ke kampung halamannya, Solo, Jawa Tengah.
“Saya ingin pensiun dan pulang ke Solo,” ujar Jokowi dengan tegas di Monas, Jakarta, pada Kamis (5/10).
Lebih lanjut, Jokowi menyatakan bahwa ada banyak tokoh muda yang lebih pantas untuk memimpin PDIP sebagai Ketua Umum selanjutnya. Ia memberikan apresiasi terhadap tokoh-tokoh seperti Puan Maharani dan Muhammad Prananda Prabowo.
Baca juga : Momen Hangat: Jokowi dan SBY Bertemu di Peringatan HUT Ke-78 TNI
“Ada banyak tokoh muda yang lebih pantas, seperti Mbak Puan dan Mas Prananda,” tambahnya.
Sebelumnya, Guntur Sukarnoputra mengungkapkan kemungkinan Jokowi akan mengambil peran sebagai Ketua Umum PDIP selanjutnya.
Guntur berpendapat bahwa jika Jokowi menerima jabatan tersebut, Megawati dapat mengambil posisi sebagai Ketua Dewan Pembina. Argumennya didasarkan pada kebijakan hilirisasi yang diambil oleh Jokowi dalam geopolitik global, yang sejalan dengan prinsip-prinsip Bung Karno.
“Sangat mungkin Jokowi akan menjadi Ketua Umum PDIP,” ungkap Guntur dalam sebuah tulisan di Harian Kompas.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa trah keluarga Soekarno masih memiliki pengaruh yang kuat dalam mempersatukan para kader PDIP, baik dari tingkat atas maupun akar rumput.
Baca juga : SMPN 2 Palabuhanratu: Membanggakan Prestasi di HUT RI ke-78 dan HJKS ke-153
Menurut Hasto, partainya membutuhkan figur yang memiliki daya tarik kuat dan hubungan yang erat dengan kader hingga tingkat paling bawah, terutama menjelang masa transisi pemerintahan pada tahun 2024 mendatang. Hasto yakin bahwa Megawati dan keluarganya masih memenuhi kriteria tersebut.
“Arus bawah menempatkan keluarga Bung Karno sebagai ideolog, proklamator, dan Bapak Bangsa. Oleh karena itu, salah satu kekuatan partai ini berasal dari warisan Bung Karno,” kata Hasto.
Editor : Aura Rahman