• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home Sukabumi

Destinasi Wisata Bertambah, dengan Hadirnya Destinasi Wisata Religi di Kawasan Geopark Ciletuh

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
Juni 11, 2021
in Sukabumi, Travel
1
0
SHARES
603
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariansukabumi.com CILETUH-Kini destinasi wisata tidak hanya sekedar memanjakan mata ataupun selera, banyak destinasi wisata di Nusantara yang berkiblat pada nilai-nilai keagamaan dan spritualisme, seperti yang ada di Kampung Cikaso, kedusunan Cikalong Desa Mekarsakti Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi.

Tidak dapat dipungkiri dari sekian banyak wisatawan, tentu saja tidak semua mereka hanya mencari kepuasan akan hal-hal yang sifatnya duniawi semata. Banyak juga dari wisatawan tersebut yang mencari kebutuhan akan nilai-nilai religius agar bisa meningkatkan nilai spritualisme pada diri mereka

Nah..untuk memenuhi hal tersebut, saat ini wisatawan bisa berziarah atau melakukan wisata religi di lokasi pemakaman Mbah Durak, yang terletak di Kampung Cikalong Desa Mekarsakti Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi

Konon Mbah Durak sendiri menurut keterangan tokoh masyarakat setempat adalah salah seorang keturunan dari Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati yang berasal dari Kuningan Cirebon

Marwan bercerita,jauh sebelum masa penjajahan dulu, Desa Ciwaru di sebut dengan nama Cikalong Hebeul(lama) Hamparan Desa Ciwaru seluas wilayah teluk ( yang sekarang terkenal dengan sebutan teluk Ciletuh) pertama kali ditemukan oleh tiga orang putra seorang dalem, kerajaan Pajajaran keturunan Cirebon Banten yang bernama Raden Dalem Sawidak Wira Dadaha.

Lalu Raden Dalam mempunyai tiga orang putra,Ketiga putranya itu bernama Eyang Lamping,Eyang Roplan dan Mbah Durak. Kemudian mereka bertiga berhasil menemukan hamparan teluk pesisir yang bernama Ciletuh sekarang.

Lalu Mbah Durak memutuskan untuk tingal dan menetap di Daerah Cikalong Hebeul dengan ditemani oleh dua orang pengawal setianya yang bernama Mbah Gimbling dan Mbah Suranimang.

Setelah melewati masa tuanya, Mbah Durak tersebut pun meningal dan dimakamkan di Kampung Cikalong yang sekarang masuk ke wilayah Desa Mekarsakti yang merupakan Desa pemekaran dari Desa Ciwaru.

Sedangkan Eyang Lamping dan Eyang Roplan menetap sampai dengan tutup usianya di daerah pegunungan, yang kini termasuk ke dalam wilayah Desa Girimukti yang merupakan pemekaran dari Desa Ciemas.

Untuk saat ini Makam Mbah Durak yang berada di Kampung Cikalong Desa Mekarsakti,Kecamatan Ciemas ini termasuk ke dalam salah satu keragaman Budaya yang ada di Geopark Ciletuh – Palabuhanratu

Mbah Durak diketahui memiliki beberapa peninggalan benda pusaka seperti Gobang,Keris dan Limas.
Sedangkan seni Buncis dan Gondang merupakan peninggalan lain dari Mbah Durak dalam bidang Seni dan Budaya.

Selain sebagai tokoh yang menempati wilayah Ciletuh lebih awal, Mbah Durak juga dikenal sebagai ahli ‘Kebeujikan’ yaitu orang yamg mempunyai ilmu untuk menaklukan hewan buas. Di samping ilmu itu, Mbah Durak juga mempunyai kesaktian yang sangat tinggi dalam ilmu kedigdayaan, hingga dapat memenangi pertarungan dalam beberapa laga dengan musuh-musuhnya pada masa itu

Pada masa ini,makam Mbah Durak merupakan tempat Ziarah, yang hanya dikunjungi oleh masyarakat sekitar, karena kurangnya informasi yang didapat oleh wisatawan dari luar.

Oleh karena itu pihak Pemdes Mekarsakti dan Tamanjaya berupaya untuk mengenalkan kawasan wisata ini ke khalayak ramai.Salasatunya dengan membuka akses jalan baru dari Ciwaru – Mekarsakti- Tamanjaya
Dengan dibukanya akses jalan baru tersebut, diharapkan bisa mempermudah wisatawan ataupun masyarakat menjangkau kawasan pemakaman Mbah Durak yang telah berusia ratusan tahun tersebut

Dan perlu diketahui juga, di dalam area pemakamam tersebut, selain dari makam Mbah Durak terdapat juga makam Mbah Bugis.

Dimana Mbah Bugis merupakan termasuk salah satu tokoh masyarakat di kawasan Ciletuh yang merantau dari Bugis Makasar dan kemudian menetap di Kawasan Ciletuh bersama Mbah Durak

Nah.,, bagaimana menurut kalian, apakah kalian tertarik dengan kawasan wisata religi ini,?

Reporter : Anwar
Editor.     : Azhar Vilyan

Previous Post

Akses Wisata Panenjoan-Geopark Makin Singkat, Berkat Jalur Baru ini

Next Post

Camat Ciemas Dorong Pengerjaan Pembukaan Jalan Baru, Mekarsakti-Tamanjaya

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post
Camat Ciemas Dorong Pengerjaan Pembukaan Jalan Baru, Mekarsakti-Tamanjaya

Camat Ciemas Dorong Pengerjaan Pembukaan Jalan Baru, Mekarsakti-Tamanjaya

Comments 1

  1. Xxx says:
    3 tahun ago

    Ini gak selaras ya ceritanya.asal orangnya dari mana?tapi senjatanya ma budayanya jauh berbeda.☺

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Xxx Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.