Hariansukabumi.com- Pelibatan teknologi merupakan hal yang tidak bisa dielakkan dalam memberikan layanan kepada masyarakat, salah satunya layanan air bersih. Teknologi harus diterapkan untuk memastikan kewajiban Pemerintah dalam layanan kesehatan lewat ketersediaan air bersih, dapat terselenggara dengan baik. Demikian ditegaskan oleh Wali Kota, Achmad Fahmi, saat membuka pelatihan Pilot Project of Intelligent Water Leakage Management System yang merupakan salah satu bentuk dari kerja sama Perumda AM Tirta Bumi Wibawa, dengan PT. Supra International Indonesia, Perusahaan Korea Selatan WI.Plat.Ltd serta KOICA, pada hari Rabu, 27 Oktober 2021.
Pada pembukaan yang dirangkaikan dengan peresmian Internet of Things (IOT) PDAM Hebat, Wali Kota mengamanatkan kepada Perumda AM Tirta Bumi Wibawa untuk terus berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam melaksanakan kerja sama yang telah dijalin pada 1 September lalu dengan berbagai pihak tersebut.
Sedangkan Direktur Perumda AM Tirta Bumi Wibawa, Abdul Kholik Fajdawani, menandaskan pelatihan ini baru dapat digelar sekarang, setelah datangnya peralatan untuk mendeteksi tingkat kebocoran air. Selain itu, disebutkan pula bahwa pihaknya dalam peningkatan pelayanan, menggunakan teknologi informasi yang untuk sementara dimanfaatkan dalam pengawasan reservoir atau tempat penampungan air.
Pasca pembukaan, Wali Kota berkesempatan untuk meninjau penggunaan teknologi informasi yang merupakan kreasi dari para pegawai Perumda AM Tirta Bumi Wibawa. Selain pengawasan reservoir, ditunjukkan pula, sistem online yang menunjukkan jumlah serta lokasi aktual para pelanggan Perumda AM Tirta Bumi Wibawa
-Red

