• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home Breaking News

Ini Prediksi BMKG Terkait Megathrust di Selatan Jawa: Prediksi Tsunami 18 Meter

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
Oktober 3, 2023
in Breaking News, Peristiwa, Popular News
0
0
SHARES
50
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HARIANSUKABUMI.COM – Prediksi BMKG tentang potensi megathrust di Selatan Jawa yang dapat memicu tsunami mencapai ketinggian hingga 18 meter di wilayah pesisir Selatan Jawa Tengah telah menarik perhatian.

Informasi ini diungkapkan dalam acara Sekolah Lapangan Gempa Bumi dan Tsunami (SLG) di Kabupaten Kebumen pada Sabtu, 30 September.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa Kabupaten Kebumen merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi tinggi terkena gempa dan tsunami di Indonesia. Ini disebabkan oleh lokasinya yang berada di zona megathrust selatan Jawa.

Megathrust ini memiliki potensi magnitudo maksimum sebesar M 8,7 dan berada di zona subduksi, di mana Lempeng Indo-Australia bertemu dengan Lempeng Eurasi di dasar laut Samudra Hindia selatan Kebumen.

Baca juga : Prabowo dan Jokowi, Kolaborasi Politik yang Mengejutkan dalam Sejarah Indonesia! “Prabowo : Saya Mengerti Banyak Pendukung Yang Kecewa”

Model perambatan gelombang tsunami akibat gempa dengan skenario ini memperkirakan tinggi gelombang tsunami dapat mencapai 14 hingga 18 meter di Kabupaten Kebumen, dengan perkiraan waktu tiba di pantai sekitar 38 hingga 46 menit setelah gempa terjadi.

Dampak guncangan akibat gempa ini diperkirakan mencapai tingkat VII-VIII MMI, yang mengindikasikan guncangan yang kuat hingga sangat kuat, yang dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan.

Untuk mengantisipasi potensi ancaman ini, BMKG terus mengadakan acara SLG sebagai upaya untuk meningkatkan literasi bencana masyarakat dan berusaha mencapai tujuan “nol korban” di wilayah-wilayah rawan gempa bumi dan tsunami.

Lasmi Indaryani, Anggota DPR RI dari Komisi V, juga menekankan pentingnya SLG di wilayah Kebumen dan sepanjang Selatan Jawa.

Baca juga : Berita Terkini! “Politikus Terkemuka Puan Maharani dan Kaesang Pangarep: Pertemuan Penuh Intrik di Balik Dukungan Pilpres 2024”

Menurutnya, gempa dan tsunami adalah fenomena alam yang tidak dapat diprediksi, oleh karena itu, kesiapan dan edukasi melalui SLG sangat penting untuk meminimalisasi kerugian jika terjadi bencana.

Sebelumnya, dalam sebuah jurnal ilmiah yang diterbitkan pada Oktober 2022, tim peneliti, termasuk Dwikorita, telah memprediksi potensi tsunami dengan tinggi mencapai 34 meter sebagai akibat dari megathrust di Selatan Jawa.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa potensi tsunami besar di wilayah ini berkaitan dengan tingkat kegempaan yang tinggi di sekitar Jawa Barat dan Sumatra, yang disebabkan oleh pergerakan Lempeng Indo-Australia dan subduksi di bawah Lempeng Sunda.

Rata-rata tinggi tsunami di pantai Sumatera dan Jawa diperkirakan mencapai 11,8 meter dan 10,6 meter, menggabungkan efek gaya dorong balik.

Informasi ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang potensi bahaya gempa dan tsunami di Selatan Jawa, dan menekankan pentingnya kesiapan dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi ancaman alam ini.

 

Editor : Aura Rahman

Previous Post

Pemerintah Indonesia Larang TikTok Shop Tanggal 4 Oktober: Perubahan dalam Dunia Social Commerce

Next Post

Partai NasDem Klarifikasi: Menteri Pertanian Berobat Akibat Masalah Kesehatan, Bukan Menghilang!

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post

Partai NasDem Klarifikasi: Menteri Pertanian Berobat Akibat Masalah Kesehatan, Bukan Menghilang!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.