• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home Sukabumi

Tak Terima Anaknya Meninggal, sang Ayah Perkarakan RSUD Palbuhanratu

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
April 2, 2024
in Sukabumi
0
0
SHARES
39
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dianggap Ada kelalaian dalam penangan pasieuna yang melahirkan,RSUD Palabuanratu Dilaporkan ke Polisi.

Hariansukabumi.com-Diduga telah terjadi kelalaian dalam penanganan pasien  melahirkan di RSUD Palabuhanratu. Orang tua korban melaporkan ke Polres Sukabumi karena balita yang baru dilahirkan meninggal dunia yang diduga akibat kelalaian dalam penanganan oleh bidan atau perawat di IGD RSUD Palabuhanratu.

Menurut keterangan dari suami pasien Rizki Akbar, bahwa istrinya yang mau melahirkan yang dilarikan ke rumah sakit atas rujukan bidan telah mengalami kelalaian dalam penanganan istrinya yang mengakibatkan anak kedua dari pasangan Rizki dan Dewi meninggal dunia.

Dirinya telah melaporkan atas kejadian ini ke pihak kepolisian atas dugaan kelalaian. Adapun kronologis yang dialami sebelumnya, istrinya tersebut di bawa ke bidan untuk melakukan persalinan anak keduanya hari Rabu malam sekitar jam 21:30 wib (27/3/2024).

Setelah bidan melakukan pemeriksaan, bidan menyuruh untuk di bawa ke rumah sakit dikarenakan bayi yang ada didalam kandungan ada gangguan (sungsang), dan bidan mengarahkan untuk melakukan pemeriksaan atau melahirkan di rumah sakit,” terang Rizki Akbar. Senin (1/4/2024).

 

Lebih lanjut Dia mengatakan sekitar jam 22:00 wib. Rizki bersama istrinya langsung ke rumah sakit Palabuhanratu untuk mendapatkan perawatan persalinan.

 

  “Akan setelah masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu akan tetapi istrinya hanya disuruh menunggu sekitar kurang lebih 2 jam di ruangan dulu tanpa ada tindakan medis sebelumnya.

Sekitar jam 24:00 wib istri saya mendapat tindakan medis dan melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan akan tetapi bayi tersebut dalam keadaan meninggal dunia akibat kurangnya penanganan medis,” katanya

Tusyana Priatin,S.H Kuasa hukum keluarga korban saat menggelar Konferensi Pers di kantor DPC SPI Sukabhmi Raya membenarkan kejadian tersebut,dan pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Terhadap pelapor dan rekan saya ini adalah suami dari korban atas nama Bu Dewi yang mau melahirkan anaknya, sehingga anaknya meninggal. Diduga ada kelalaian di IGD tersebut,” ucapnya, Senin (01/04/2024).

Tusyana pun memaparkan bahwa yang kami tidak jelas sampai sekarang itu hasil kematiannya itu, bahwa pihak rumah sakit mengatakan gagal jantung, padahal dari awal kita periksa itu normal semua tapi kenapa dari keterangan itu ada gagal jantung, makanya dari pihak kami tidak menerima dengan keterangan yang di berikan pihak RSU.

“Tindakan kami ini harus ada kejelasan hukum, karena ini sudah menyangkut nyawa, kemungkinan diduga lalai. Mereka sudah tahu bahwa kehamilan pasien ini sungsang, kenapa harus dibiarkan, bahkan waktu masalah obat juga itu tindakannya tidak ada, kebetulan kami pas jenguk sudah lahiran di kasih obat pun tidak ada, malah pada tidur semuanya, pelayanan nya itu betul-betul sangat lalai,” terangnya.

“Kami  akan menuntut dan  pertanggungjawaban secara hukum  tenaga medis dan pelayanan ketika kejadian tersebut,pungkas nya

Sampai berita ini di turunkan belum ada tanggapan dari pihak RSU Palabuanratu terkait permasalah tersebut.

 

A.Taopik

Previous Post

Jelang Idul Fitri 1445 H, Polsek Ciemas mendirikan 2 Pos Pam di Jalur Wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu

Next Post

Hera Iskandar Ketua Komisi IV, Prihatin atas Kasus Meninggalnya Bayi di RSUD Palabuahnratu

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post

Hera Iskandar Ketua Komisi IV, Prihatin atas Kasus Meninggalnya Bayi di RSUD Palabuahnratu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.