Hariansukabumi.com– Warga di dua kampung yakni Kampung Kudang dan Kampung Rancaoray, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, kembali mengeluhkan kondisi jalan rusak parah di ruas Cikawung–Rancaoray yang telah dibiarkan nyaris selama 2,5 tahun terakhir. Kerusakan jalan ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas perekonomian di wilayah tersebut.
Salah satu warga, Robby Rizky, menyampaikan bahwa kerusakan jalan menyebabkan tingginya biaya operasional, terutama bagi pengendara motor dan mobil yang harus bolak-balik ke pusat kecamatan atau kota. “Sering kali kendaraan rusak, apalagi kalau hujan turun, jalannya licin dan berlumpur. Selain itu, ekonomi juga jadi terganggu karena akses distribusi barang jadi terhambat,” ungkapnya, Sabtu (8/6/2025).
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum dapat segera turun tangan memperbaiki jalan demi keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas ekonomi warga.
Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD PU Wilayah Jampangtengah, Heru Setyawasis, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan perbaikan sejak awal tahun 2025. Proyek perbaikan ruas Cikawung–Rancaoray saat ini masih dalam tahap proses administrasi dan menunggu penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK).
“Kami memahami keluhan masyarakat dan kondisi jalan memang cukup vital untuk mendukung aktivitas warga. Kami minta masyarakat bersabar, karena semua sudah direncanakan dan sedang dalam proses. Setelah SPK terbit, pengerjaan akan segera dimulai,” ujar Heru.
Heru juga menambahkan bahwa jalan ini menjadi salah satu prioritas mengingat fungsinya yang sangat penting sebagai penghubung antar kampung dan jalur distribusi hasil pertanian warga setempat.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum terus berkomitmen mempercepat penanganan infrastruktur dasar, termasuk jalan-jalan desa dan penghubung yang menjadi penopang ekonomi lokal, melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan data usulan dari UPTD di wilayah masing-masing.

