Hariansukabumi.com-Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University 2025 memperkenalkan langkah-langkah mitigasi dan evakuasi bencana alam serta pengolahan sampah berkelanjutan pada siswa-siswi SDN Bojongwaru Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Terkenal rawan bencana banjir, generasi muda Desa Mekarsakti menjadi perhatian utama dalam pengenalan langkah mitigasi terhadap bencana alam. Melalui program SALAMAT (Siaga Alam jeung Aman, teu Cilaka), mahasiswa KKN-T meningkatkan wawasan terkait hal-hal yang perlu dilakukan dalam mitigasi bencana alam serta meningkatkan keterampilan siswa-siswi dalam merespon situasi darurat melalui simulasi evakuasi bencana alam.

Kegiatan SALAMAT dilakukan bersama dengan siswa-siswi kelas 4 dan 5 SDN Bojongwaru pada hari Kamis (17/7/2025) dan Jumat (18/7/2025). Kegiatan ini melatih sifat dan sikap siswa-siswi dalam menghadapi bencana alam dan mempersiapkan barang-barang penting saat terjadi bencana alam melalui konsep “tas siaga”.

Pengenalan sampah organik, an-organik, dan B-3 juga dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T dengan kelas 6 SDN Bojongwaru pada hari Rabu (16/7/2025). Program KARIWIL (Karya Barudak tina Limbah) ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas generasi muda Desa Mekarsakti dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan. Siswa-siswi kelas 6 didorong untuk mengenal perbedaan jenis sampah dan membuat kerajinan dari resin dan sampah an-organik.
Besar harapan program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University 2025 dapat meningkatkan keterampilan, ketangkasan, dan kreativitas siswa-siswi SDN Bojongwaru.

