Hariansukabumi.com- Kabupaten Sukabumi menghadapi serangkaian bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir, Minggu (23/11/3025). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan sejumlah kejadian yang meliputi rumah ambruk di Kecamatan Curugkembar, longsor di Kecamatan Kalapanunggal, dan kerusakan berat akibat longsor di Kecamatan Cidahu.
Pada Jumat, (21/11/2025), hujan deras yang mengguyur Kampung Pasir Batok, Desa Curugkembar, menyebabkan sebuah rumah ambruk pada bagian dapur. Rumah tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga (KK) dengan total sembilan jiwa, yaitu Ibu Jakiah (1 KK/4 jiwa), Abdul Aziz (1 KK/3 jiwa), dan Dani Kurnia (1 KK/2 jiwa). Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Curugkembar, Suryana, ambruknya bangunan disebabkan oleh kondisi material rumah yang sudah lapuk.
“Material bangunan sudah lapuk, dan setelah diguyur hujan deras akhirnya rumah tersebut ambruk,” ujar Suryana. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan material cukup signifikan dan menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal.
Keesokan harinya, Sabtu, (22 /11/ 2025), hujan berintensitas tinggi kembali memicu longsor di Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal. Material longsoran dengan panjang sekitar 15 meter dan tinggi 10 meter menutup sebagian area pemukiman. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini, namun akses menuju beberapa rumah warga terhambat.
Di Kecamatan Cidahu, hujan deras yang berlangsung lama pada Sabtu sore menyebabkan tanah longsor di Kampung Lembah Duhur, Desa Girijaya. Longsoran tersebut menerobos masuk ke rumah milik H. Ujang dan mengakibatkan kerusakan berat pada bangunan. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Koordinasi dengan aparat desa dan petugas terkait juga sangat penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana

