HARIANSUKABUMI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengusulkan langkah inovatif dalam upaya untuk meningkatkan integrasi transportasi umum di Indonesia.
Dalam upaya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, Jokowi menyarankan agar pembayaran tiket transportasi bisa dilakukan secara bulanan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk menciptakan sistem transportasi umum yang lebih efisien, nyaman, dan terjangkau.
Dengan pembayaran bulanan, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai moda transportasi dengan lebih mudah, termasuk kereta rel listrik (KRL), bus TransJakarta, dan lainnya.
“Nanti bagaimana orang bisa beli karcis terusan, karcis bulanan, untuk 1 angkutan. Misalnya dari Bogor naik LRT, terus nanti mungkin campur dengan Bus Transjakarta dan seterusnya, atau dari Bandung naik apa namanya itu speed train ke Jakarta langsung LRT, langsung nanti busway,” jelas Luhut di Istana Negara. Kumparan.com
Presiden Jokowi telah meminta para menteri terkait, pemerintah daerah, dan badan usaha milik negara (BUMN) untuk bekerja sama dalam menyusun organisasi yang dapat mengintegrasikan seluruh sistem transportasi umum.
Selain itu, rencananya juga akan diterapkan skema subsidi untuk menjadikan tiket transportasi umum lebih terjangkau bagi masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas, mengurangi polusi udara, dan meningkatkan mobilitas penduduk di berbagai kota besar di Indonesia.
Dengan adanya sistem pembayaran bulanan, masyarakat dapat dengan lebih mudah dan efisien berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya, menjadikan transportasi umum sebagai pilihan utama dalam perjalanan sehari-hari mereka.
Editor : Aura Rahman