• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home Sukabumi

Kemendagri pilih Desa Purwasari dan Kalapanunggal dalam program “Desa Berdampak”

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
Mei 13, 2026
in Sukabumi
0
Kemendagri pilih Desa Purwasari dan Kalapanunggal dalam program “Desa Berdampak”
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariansukabumi.com-Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, dan Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal terpilih menjadi bagian dari program “Desa Berdampak” 2026 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kedua desa itu diproyeksikan menjadi percontohan pengembangan desa berbasis Smart Village di Kabupaten Sukabumi.

Program tersebut kini memasuki tahap penelitian dan wawancara mendalam yang dilakukan Kemendagri bersama akademisi Universitas Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/5/2026).

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, mengatakan terpilihnya dua desa dari total 381 desa di Sukabumi menjadi kebanggaan sekaligus tantangan dalam pengembangan desa.

Menurutnya, program itu fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan desa, kelembagaan, hingga pemanfaatan teknologi informasi agar pembangunan desa lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Direktur Fasilitasi Kerjasama, Lembaga Pemerintah Desa, dan BPD Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dr. Ir. Zanariah, berharap kedua desa tersebut bisa menjadi pilot project pembangunan desa yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Zanariah menambahkan, Kolaborasi antarpemangku kepentingan desa menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga lembaga adat diharapkan mampu berjalan beriringan.

“Walau hanya diwakili dua desa, saya berharap bisa menjadi pilot desa berdampak. Pembangunan tidak akan berjalan baik kalau hubungan dalam pemerintahan desa tidak harmonis,” pungkasnya.

Previous Post

Desa Cikahuripan Bersama Damkar Kabupaten Sukabumi Bersihkan TPS Sementara

Next Post

Wujudkan pariwisata berkelanjutan, desa dan kampung wisata resmi dikukuhkan

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post
Wujudkan pariwisata berkelanjutan, desa dan kampung wisata resmi dikukuhkan

Wujudkan pariwisata berkelanjutan, desa dan kampung wisata resmi dikukuhkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.