• #4671 (tanpa judul)
  • About
  • Adv
  • Advertise
  • Blog
  • Blog
  • Contact
  • Contact
  • Contact Us
  • Contact Us
  • Donation Confirmation
  • Donation Failed
  • Donation History
  • Home
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Layout
  • Left Sidebar
  • No Sidebar Content Centered
  • No Sidebar Full Width
  • Panduan Media Siber
  • Redaksi
  • Right Sidebar
HARIAN SUKABUMI
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan
No Result
View All Result
HARIAN SUKABUMI
No Result
View All Result
Home Sukabumi

Terus Bergulir, Bupati Sukabumi Soroti Skandal Pemilihan PPK di KPUD

Sudut Pandang: Azhar Vilyan

hariansukabumi.com by hariansukabumi.com
Mei 25, 2024
in Sukabumi
0
0
SHARES
129
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam beberapa hari terakhir, muncul tuduhan serius terhadap Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sukabumi terkait proses perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Tuduhan tersebut mencakup dugaan ketidaknetralan dan keberpihakan yang dilakukan oleh Ketua KPUD dalam menjalankan tugasnya.

Dan pemberitaan terkait hal tersebut juga sempat menghiasi beberapa media massa dan menjadi perbincangan di masyarakat.

Hal ini tentu saja menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat ataupun pemerhati politik, serta para pemangku kepentingan di Kabupaten Sukabumi.

Namun anehnya, hingga saat ini, KPUD Kabupaten Sukabumi belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan yang telah mencoreng kredibilitas lembaga penyelenggara Pemilu tersebut.

Sebelumnya menurut pernyataan yang disampaikan oleh Koalisi 11 melalui beberapa media online, mereka mengungkapkan bahwa ada dugaan kuat bahwa nama-nama calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan terpilih sudah ada di kantong para komisioner jauh sebelum proses seleksi resmi dimulai.

Tuduhan ini sebetulnya sangatlah berbahaya karena menyangkut integritas dan kredibilitas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sukabumi dalam Pemilukada sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang seharusnya bersifat independen dan netral.

Apalagi saat ini tuduhan oleh Koalisi 11 tersebut juga diperkuat oleh tudingan orang nomor 1 di kabupaten Sukabumi H. Marwan Hamami. Marwan Hamami menyatakan dalam sebuah wawancara dengan beberapa media, bahwa proses perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan PPK tidak netral. Dan dengan tegas pula dikatakan oleh H. Marwan Hamami, bahwa proses pemilihan PPK  ada intervensi dari golongan tertentu.

Marwan menyebutkan dalam proses seleksi itu ada arogansi dari komunitas/lembaga yang mengintervensi kebijakan KPUD.

“PPK ini kan tengah disorot bermasalah di perekrutan. Kita tidak bisa pungkiri lah, karena ketika kita ricek dari hasil dari pelantikan dan kemudian dilihat dari data itu larinya jelas kemana, kemana, kemana. Jadi ada arogansi komunitas, ada arogansi lembaga,” jelas Marwan Hamami dalam sebuah wawancara dengan  media Jubir TV  Rabu 22 Mei 2024 lalu

Publik pun bisa menduga bahwa tudingan Marwan Hamami merupakan hasil evaluasi dari berbagai indikasi yang ditemukan. Mustahil sekali  bila seorang bupati melontarkan tudingan hanya berupa asumsi tanpa didasari bukti yang kuat, apalagi tudingan itu mengarah terhadap lembaga penting, yang dipercaya pemerintah sebagai  penyelenggara Pemilu yang sah di Indonesia

Oleh karena itu, saya dapat merasakan bahwa publik sangat menantikan klarifikasi atau bantahan yang jelas dari KPUD untuk menjawab isu yang berpotensi menjurus pada pidana ini.

Dan sebagai masyarakat Kabupaten Sukabumi, saya secara pribadi juga mengharapkan langkah kongkrit  dari Koalisi 11 yang telah menggelindingkan bola panas tersebut ke tengah masyarakat, agar persoalan ini bisa dituntaskan hingga menjadi terang, adil, dan transparan. Karena saya juga yakin temuan yang didapat oleh Koalisi 11 itu merupakan temuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Azhar Vilyan, warga Kabupaten Sukabumi

Previous Post

Tak Mampu Bayar Kontrakan, Emad Warga Surade Sukabumi, Terpaksa Tinggal di Bekas Kandang Sapi

Next Post

Penuhi Undangan: Asep Japar dapat Apresiasi dari Pimpinan Ponpes Yatim Nurul Mubtadin

hariansukabumi.com

hariansukabumi.com

Next Post

Penuhi Undangan: Asep Japar dapat Apresiasi dari Pimpinan Ponpes Yatim Nurul Mubtadin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Apps
  • Berita Desa
  • Breaking News
  • Business
  • Entertainment
  • Gadget
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • LifeStyle
  • Mobile
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik & Hukum
  • Popular News
  • Sejarah
  • Sports
  • Startup
  • Sukabumi
  • Tech
  • Technology
  • Travel
  • What's Hot
  • Wisata & Kuliner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
HARIANSUKABUMI.COM

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Sukabumi
  • Politik & Hukum
  • Peristiwa
  • Wisata & Kuliner
  • Pendidikan

© 2021 Harian Sukabumi - Portal Berita hariansukabumi.com.