Hariansukabumi.com-Pemerintah melalui Kabinet Merah Putih resmi meluncurkan Paket Ekonomi 2025, sebuah inisiatif yang mencakup program magang nasional, subsidi bagi pekerja sektor horeka, bantuan pangan, serta padat karya. Program ini dinilai sebagai upaya konkret untuk menjawab kebutuhan langsung masyarakat, 4 Oktober 2025.
Sebagai Rakyat NKRI dari kampung Baulisung, Ruslan Raya Mata Sosial, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat pemerintah dalam merancang program yang berpihak pada rakyat.
“Ini bukan cuma angka di atas kertas, tapi langkah nyata yang bisa bikin hidup masyarakat lebih ringan dan pastinya bahagia jika terrealisasi,” ujar Ruslan Raya.
Ruslan, yang dikenal aktif berdialog dengan warga dan berbagai kalangan, seperti tukang ojek, nelayan, dan ibu-ibu warung, menilai bahwa skema 8+4+5 yang ditawarkan pemerintah memiliki potensi besar jika dijalankan dengan hati dan ketulusan.
“Magang nasional itu keren. Anak muda butuh ruang belajar yang nyata, bukan cuma teori. Bantuan iuran JKK dan JKM buat driver online dan kurir adalah bentuk empati yang jarang disentuh. Stimulus tambahan untuk nyambut Natal dan Tahun Baru juga pas, karena momen itu biasanya kantong rakyat lagi diuji,” ungkapnya.
Meski memberikan dukungan penuh, Ruslan juga menyampaikan sejumlah catatan dan usulan kepada pemerintah pusat:
Pemerataan Program ke Daerah: Ia menekankan pentingnya distribusi program hingga ke kampung, pesisir, dan daerah terpencil. “Jangan sampai program-program keren ini cuma terasa di kota besar,” ujarnya.
Kualitas Magang: Ruslan menyoroti perlunya pendampingan dan sistem evaluasi dua arah dalam program magang. “Anak muda butuh mentor, bukan cuma absen.”
Distribusi Bantuan Pangan: Ia meminta agar bantuan beras dan Minyakita dilakukan secara rutin dan tepat sasaran. “Jangan sampai warga harus antre berjam-jam atau bingung soal jadwal.”
Pendampingan UMKM: Menurutnya, UMKM tidak cukup hanya diberi dana, tetapi juga pelatihan, branding, dan akses pasar. “Kalau bisa, libatkan anak muda kreatif buat bantu digitalisasi UMKM kampung.”
Ruslan mengibaratkan Paket Ekonomi 2025 sebagai “nasi uduk lengkap—ada lauk, sambal, kerupuk, dan teh manis.” Ia berharap agar porsinya pas dan bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.
“Saya dukung penuh, dan siap bantu dorong narasi positif biar rakyat makin paham dan ikut terlibat,” tutup Ruslan Raya, yang dikenal sebagai Mata Sosial dari kampung Bau Lisung.

